Kamis, 15 April 2010

Setting DVR ke Internet


Update
Sekalipun artikel ini masuk ke dalam popular posts, namun jika dirasa kurang informatif, silakan pembaca merujuk ke uraian lainnya di sini http://www.tanyaalarm.com/2013/02/access-dvr-via-internet-panduan-cepat.html

Menyambung tulisan kami terdahulu mengenai setting Standalone DVR ke Internet, kali ini kami ketengahkan cara yang lebih singkat, yaitu dengan memanfaatkan fitur DMZ pada modem ADSL.  Silakan dicoba cara ini kalau mau!


A. Lakukanlah pada PC / Laptop
1. Masuklah ke situs free DDNS semisal no-ip.org, changeip.com atau apa saja untuk membuat hostname
2. Lakukan semua proses selanjutnya sampai selesai (boleh lihat kembali contohnya di sini kalau mau).

B. Lakukan Setting pada DVR
3. Biarkan isian menu Network Setup pada DVR apa adanya (default) asal parameter IP Address dan Port-nya dicatat. Untuk DNS cobalah isi dengan 208.67.222.222


  
4. Jika ada menu HTTP Server, buatlah menjadi Enable dan isilah Port dengan 5445 (atau dengan angka yang ada, asal jangan kosong).




5. Isilah menu DDNS Setup pada DVR sesuai dengan nama hostname, user name dan password yang sudah dibuat di free DDNS pada point A di atas.




6. Klik OK. Setting pada DVR selesai.


7. Kini bukalah menu ADSL modem speedy dengan mengetik 192.168.1.1 pada browser. Lalu carilah menu Advance Setup -> NAT -> DMZ Host. Masukkan IP Address DVR kita di sana (contoh: 192.168.1.10), kemudian Save/Apply.


  
8. Pastikan DVR dalam keadaan On. Jika perlu gunakan check tool untuk menguji Port 5445. Detailnya silakan lihat di sini kalau mau.


9. Setelah diketahui Port sudah terbuka (Success), mintalah rekan di luar sana agar membuka browser Internet Explorer (IE). Kemudian access-lah DVR dengan mengetikkan hostname yang disusul dengan nomor Port. Contohnya http://dvrrumah.dvrdns.org:5445.


10. Selesai.



Keterangan: 

1. Tampilan menu Network dari setiap merk DVR pasti berbeda dengan contoh di atas. Akan tetapi prinsipnya sama. Pusatkanlah perhatian kita hanya pada parameter seperti di atas saja. 


2. Alamat DNS boleh memakai yang lain (berbeda dengan contoh), tetapi untuk kali pertama kami menyarankan agar memakai alamat 208.67.222.222 dan atau 208.67.220.220 (OpenDNS.com). 


3. Access ke DVR ini harus dilakukan dari koneksi internet di tempat lain atau dari koneksi internet yang berbeda, walaupun di tempat yang sama. Bukankah kita tidak bisa menelepon ke nomor sendiri? Begitu pula halnya dengan access dvr via internet, mestinya dilakukan dari WAN IP yang berbeda pula.

4. DVR merk tertentu ada yang hanya bisa menggunakan software (tidak bisa langsung dari browser). Oleh sebab itu, software Client ini perlu di-install terlebih dulu.


5. Untuk access via browser, gunakanlah Internet Explorer (IE) versi 6.0 ke atas, kecuali jika merk DVR membolehkan untuk menggunakan browser lain. 


6. Jika koneksi sudah terjadi (connected), namun gambar tidak muncul, cobalah aktifkan parameter yang berhubungan dengan ActiveX pada IE. Silakan review pada paragraf terakhir di sini kalau mau.


Selamat mencoba!