Senin, 10 Mei 2010

Mengisi Alamat DNS

Setelah mengetahui fungsi DNS, maka kita bisa menyimpulkan bahwa jika DNS Server tidak diisi, maka satu device tidak akan bekerja (baca: diakses atau mengakses Internet). Point ini penting diketahui saat kita melakukan setting pada DVR, IP Cam dan peralatan lainnya yang meminta hubungan ke Internet. Berikut kami berikan beberapa contoh pengisian DNS Server yang dimaksud. 

1.Pada DVR (Menu Network Setup)



2. Pada PC/Laptop (Local Area Connection->Properties->TCP/IP)


3. Pada Modem ADSL (Advance Setup -->DNS --> DNS Server)























Pada ketiga contoh di atas, kami sengaja memberikan contoh alamat DNS Server yang berbeda dengan maksud menjelaskan bahwa kita boleh memilih alamat DNS Server mana saja. Ada polemik di sekitar pemakaian alamat DNS Server ini, yaitu lebih cepat mana antara server dalam negeri ataukah luar negeri? Sebagian berpendapat lebih cepat server dalam negeri, karena sinyal tidak perlu "piknik" ke gateway internasional dulu, namun sebagian lain berpendapat lebih cepat server terkenal semisal OpenDNS (208.67.222.222 dan 208.67.220.220) walaupun lokasi mesinnya berada di luar negeri. Sebagian lain lagi lebih menjagokan Google Public DNS (8.8.8.8 dan 8.8.4.4) atau malah server di Singnet. Bagi kami yang masih awam, hal tersebut rupanya tidak terlalu prinsip, mengingat kecepatan satu koneksi tergantung pula pada beberapa kondisi dan aplikasi. Bagaimana dengan anda? Anda boleh setuju atau tidak dengan pendapat kami!