Selasa, 22 Juni 2010

Cara Memasang DSC GS3055-IGW



DSC GS3055-IGW adalah GSM communicator yang berfungsi sebagai:


1. Backup line telepon analog (PSTN) pada panel alarm. 
2. Pengganti line telkom di area yang belum terjangkau jaringan kabel.
3. SMS sender saat terjadi alarm.
4. Standalone communicator yang bekerja sendiri tanpa panel alarm.
5. Alarm reporting via internet (GPRS) ke IP receiver.


Diagram di bawah ini memperlihatkan hubungan sederhana antara panel alarm dengan unit yang dimaksud.




1. Sebagai Backup PSTN Line
Seperti terlihat pada diagram, LE adalah terminal untuk line PSTN sedangkan LI adalah terminal yang dihubungkan dengan panel alarm. Saat line PSTN normal, maka hubungan teleponpun berlangsung normal. Artinya, panel menggunakan line telkom biasa untuk berhubungan dengan CMS maupun langsung ke HP owner. Namun saat line PSTN mengalami gangguan atau kabelnya dipotong, maka GSM akan mengambil alih fungsi komunikasi sampai line utama normal kembali. Pada kondisi ini terminal LI akan membangkitkan nada yang mirip dengan nada telkom. Nada inilah yang dimanfaatkan oleh panel alarm. Kitapun bisa memutar nomor melalui handset telepon layaknya menggunakan telepon biasa, namun sinyal yang dipakai adalah GSM. Jadi, GSM benar-benar berfungsi sebagai backup line PSTN. 

2. Sebagai Pengganti Line PSTN
Pada beberapa area yang belum atau sulit dijangkau oleh kabel telepon, seperti di sarang walet, daerah eksplorasi, proyek di daerah terpencil dan sebagainya, maka GSM unit berperan sebagai satu-satunya saluran komunikasi utama. Selain untuk mengirimkan SMS ke owner saat terjadi alarm, unit ini bisa dipakai sebagai sarana komunikasi suara (voice) layaknya telepon biasa. Jadi bisa melakukan dua fungsi sekaligus.

3. Sebagai SMS Sender
Saat terjadi alarm, maka panel akan men-trigger GSM untuk melakukan komunikasi dengan CMS (dalam format Contact ID) sembari mengirimkan SMS text message ke beberapa nomor HP sekaligus.

4. Sebagai Standalone Communicator
GSM unit ini bisa pula dipakai secara standalone. Artinya kita tinggal memasukkan sensor pasif ke terminal inputnya ( 4 input ). Masing-masing input memiliki text SMS yang bisa di-custom

Unit GSM ini memerlukan baterai backup dan adaptor 12VDC, karena arus auxiliary panel alarm umumnya hanya sekitar 500mA saja. Jika GSM mengambil tegangan langsung dari panel, maka dikhawatirkan tidak mencukupi.


Untuk memasukkan nomor telepon diperlukan kabel com khusus yang bisa anda buat sendiri atau membeli jadi. Cara programming-pun cukup mudah, karena dilakukan melalui software.


Aplikasi GSM unit ini cukup luas, mulai dari rumah tinggal, pabrik, sarang walet, menara BTS dan tempat lain yang terpencil dan unattended (tanpa pengawasan). Saat ini SMS merupakan solusi yang terbaik karena tingkat keberhasilannya bagus.


Berikut ini adalah contoh screenshot dari program GS3055-IGW, misalnya untuk aplikasi standalone pada menara BTS. Perhatikanlah bagaimana sms message bisa di-custom sesuai dengan keperluan kita!




Contoh isian nomor ponsel petugas pengawas menara yang terdekat:




Setelah program diisi sesuai dengan keperluan, maka selanjutnya kita tinggal men-download-nya ke GSM unit. Praktis, bukan?


Keterbatasan unit ini jika dipakai secara standalone adalah tidak memiliki output siren dan fungsi arming-disarming. Ini harap dimaklumi, karena unit ini bukanlah panel alarm, melainkan communicator. Jadi, jika satu aplikasi menghendaki adanya bunyi siren dan fungsi arming/disarming, maka cara terbaik adalah  menggabungkan GSM unit ini dengan panel alarm, seperti pada diagram di atas. Untuk itu, maka programming panel alarm dan GSM unit perlu disesuaikan. 


Keterangan:
PSTN = Public Switched Telephone Network.
CMS = Central Monitoring Station.
SMS = Short Message Service.
GSM = Global System for Mobile Communication.
Contact ID = format komunikasi yang populer antara panel dengan CMS.
HP = Handphone, satu istilah yang "kadung" populer. Nama sebenarnya yang paling tepat adalah ponsel (telepon seluler).