Kamis, 02 Juni 2011

Tentang Grounding

Pada kebanyakan instalasi alarm dan CCTV, khususnya di rumah-rumah tinggal,  persoalan grounding kerapkali terabaikan. Masalah ini baru disadari dan dirasakan penting justru setelah ada peralatan yang rusak terkena petir, terlebih lagi jika peralatan tersebut tergolong mahal.  Entah apa sebabnya, namun yang jelas persoalan grounding ini selalu luput dari instalasi. Mungkin saja karena pelaksanaannya sendiri terkesan ribet.


Hal inilah mungkin yang menjadi penyebab orang menjadi "malas" untuk mengerjakannya. Selain dari faktor ketidaktahuan mengenai pentingnya grounding, umumnya vendor pun enggan untuk membebankan extra cost lagi kepada client. Tetapi benarkah biaya grounding ini mahal?


Jawabannya tentu relatif. Untuk aplikasi penangkal petir di gedung bertingkat atau menara BTS, bisa saja biayanya mencapai jutaan rupiah. Hal ini demi memperoleh satu sistem pentanahan yang memenuhi syarat safety, karena itu dikerjakan oleh tenaga ahli di bidangnya. Tetapi untuk sekadar mengamankan peralatan alarm dan CCTV dari kerusakan akibat petir, maka memasang grounding "ala kadarnya" jauh lebih baik ketimbang tidak memasang sama sekali. Ibarat kata pepatah "tak ada rotan, akarpun berguna". Jadi, apabila peralatan atau instalasi kita sering mengalami kerusakan atau kejadian aneh lainnya, maka boleh jadi hal itu disebabkan karena kita mengabaikan faktor grounding ini. Believe it or not!
Pada posting kali ini kami ingin berbagi tips mengenai bentuk pemasangan grounding yang "ala kadarnya" tersebut. Kendati ala kadarnya, namun tidak berarti aspek ilmiahnya diabaikan. Adapun material yang diperlukan untuk memasang sistem grounding yang sederhana adalah:


1. Ground Rod (pipa arde) dari bahan tembaga yang panjangnya sekitar 2.5 meter.
2. Ground Clamp (klem batang).
3. Kabel NYA atau NYAF ukuran 1.5mm atau lebih.

Semua material tersebut bisa dijumpai dengan mudah di toko peralatan listrik lokal. 






Grounding untuk panel alarm, maka ilustrasinya adalah seperti gambar di bawah ini.



Perhatikanlah terminal yang bertanda EGND, Earth atau GND pada panel alarm. Di terminal inilah koneksi grounding dilakukan dengan mengambil hubungan ke box panel terlebih dahulu. Hubungan grounding untuk listrik 220VAC pun bisa juga dilakukan seperti gambar di atas. Setelah itu, lakukan hubungan dari panel ke ground rod melalui kabel NYA atau sejenisnya. Agar bekerja sempurna, maka usahakanlah hubungan kabel ini sependek mungkin dan jangan sampai tertekuk. Bagaimana, praktis bukan?


Sedangkan untuk beberapa peralatan yang tersusun dalam rack, maka menurut hemat kami upayakanlah agar grounding ini hanya mengambil satu jalur saja. Ilustrasinya bisa seperti ini:






---------------------------------------------------------------------------------------------------
BISMACINDO, bergerak di Pemasangan & Pengadaan Penangkal Petir Elektrostatis (External Protection - KURN, ERICO, STORMASTER).
Sole agent arrester, grounding, cadweld, spark gap, cathodic.
Supplier Kabel Elektrikal : NYY, NYA, CONVEYER.
Please Contact:
ZULKARNAEIN Mb-081584114769 Fax-021 74645309
zoelkarnaeinjoel@yahoo.com