Sabtu, 19 November 2011

Installer's Lockout?


Bagi Teknisi alarm, mereset panel adalah pekerjaan biasa. Setelah direset, panel menjadi fresh kembali dan teknisipun bisa melakukan program ulang dengan memakai installer's code default. Tapi, pernahkah yang terjadi setelah direset, alih-alih menjadi fresh, panel malah tidak berfungsi dan keypad menjadi hang? Bahkan pada panel alarm merk tertentu malah terdengar bunyi "gemerutuk" pada relay? Jika ya, maka inilah yang dinamakan installer's lockout. Kenapa hal ini bisa terjadi? 

Perlu diketahui, bahwasanya pada sebagian merk alarm, pada programnya terdapat lokasi untuk meng-enable-kan feature installer's lockout ini. Tujuannya agar panel tidak bisa diprogram oleh teknisi dari perusahaan lain atau dari perusahaan alarm monitoring lain. Tampaknya ini masuk akal, sebab adakalanya user  -oleh satu dan lain hal-  tidak cocok lagi dengan vendor asal mereka. Atau, akan mengalihkan alarm monitoringnya ke perusahaan lain. Oleh sebab itu, user mencari teknisi dari perusahaan tersebut untuk memrogram alarmnya atau mengganti nomor telepon monitoring yang dituju. Singkat cerita, teknisi barupun datang ke lokasi untuk melakukan programming alarm. Tetapi, karena ia tidak tahu installer's code panel yang dipasang, maka ia pun melakukan hardware reset agar panel bisa diprogram ulang. 

Namun, apa yang terjadi? Rupanya teknisi lama cukup cerdas dimana dia sudah meng-enable-kan feature installer's lockout pada panel. Maka, tatkala teknisi lain melakukan hardware reset, tak ayal "jebakan" teknisi lama ini berhasil!  Blammm! Panel menjadi lockout dan tidak bisa diapa-apakan lagi.

Mimpi buruk lainnya adalah panel yang sudah lockout seperti ini akan membatalkan garansi. Jadi, saran kami berhati-hatilah sebelum mereset panel alarm yang dipasang oleh pihak lain. Jangan sampai (kita) jadi korban teknisi yang seperti di atas. Jika tidak yakin, gunakanlah cara yang lebih cerdas, yaitu dengan memanfaatkan feature direct download melalui software. Bila berhasil, maka boleh jadi keadaan malah justru kebalikannya. Installer's code teknisi lamalah yang terbaca, sehingga bisa kita melaukan unlock.