Senin, 27 Februari 2012

Mengapa Camera Access Point Putus Nyambung? (Bagian-2)

Problematika Lapangan
Diagram di bawah ini adalah gambar ulang yang kami buat berdasarkan keluhan dari pembaca kami via email. Sederhananya, ia menghadapi masalah dengan access point dimana semua gambar putus-nyambung. Kebetulan produk yang digunakannya adalah merk TP-Link, sedangkan cameranya adalah 1.3 Mega Pixel, tanpa merinci merk dan jenisnya.





Sebenarnya informasi dari gambar di ataspun masih kurang lengkap, yaitu:


1. Pembaca tidak menyebutkan koordinat setiap lokasi, sehingga jarak yang disebutkan sifatnya masih tentatif alias masih perkiraan. Namun tidak mengapa, sebab mungkin lokasinya dirahasiakan!

2. Pembaca tidak mencantumkan tipe dari antenna grid, antenna omni dan jenis kabel antenna yang dipakai. Apakah kesemuanya itu dari merk yang sama atau bukan? Demikian pula dengan gain dari setiap antenna pun tidak disebutkan.

3. Lantas, berapakah ketinggian antenna yang sudah dibangun di tiap lokasi? Apakah kesemuanya sudah memenuhi syarat line of sight

Analisa Kualitas Radio Link
Kendati demikian, baiklah kita lanjutkan saja bahasan kita dengan asumsi bahwa semua peralatan berasal dari merk yang sama, yaitu TP-Link. Kami akan menganalisanya dari kualitas radio link terlebih dahulu, sebagaimana telah kami posting beberapa waktu lalu. Bagi pembaca yang ingin mengikuti dari awal silakan rujuk kembali ke sini. Namun, bagi yang ingin melanjutkan silakan terus membaca.

Dalam analisa kualitas radio link ini, kami akan meninjaunya dari dua kondisi, yaitu :

1. Kondisi tanpa antenna tambahan di sisi AP Camera.
2. Kondisi dengan antenna tambahan di sisi AP Camera.

Sedangkan untuk titik P kami asumsikan sudah menggunakan antenna tipe Omni 12dBi. Diagram untuk kedua kondisi di atas adalah seperti ini:





Setelah dimasukkan ke dalam wireless calculator, maka akan muncul angka-angka. Nah, apa yang bisa ditarik dari angka-angka ini? Untuk Kondisi 1 tanpa antenna tambahan, kita memperoleh SOM sebesar 11.7dB sedangkan untuk Kondisi 2 dengan antenna tambahan, SOM-nya adalah 21.5 dB. Dalam literatur disebutkan, untuk link yang baik, maka nilai SOM ini mesti berada di antara 10 dB - 20 dB  (lebih dari 20dB jelas semakin baik). Kesimpulannya: dengan kondisi tanpa antenna saja, secara teoritis sebenarnya kita sudah bisa memperoleh link yang baik. Apabila ditambah dengan antenna berpenguatan tinggi, maka tentunya akan lebih baik lagi, bukan? Jadi, ditinjau dari aspek topologi maupun pemilihan produk, kami menilai tidak ada masalah. 

Namun, seyogianya kitapun membandingkan pula hasil pengamatan di atas dengan hasil perhitungan dari wireless calculator dari TP-Link sendiri. Sejatinya utility inilah yang mesti dipakai, karena dikeluarkan langsung oleh pabriknya. Ternyata, hasilnyapun tidak menunjukkan adanya masalah dari sisi produk. Pada posting mendatang, insya Allah kami akan mengulasnya untuk anda. Stay tune!