Selasa, 28 Februari 2012

Mengapa Camera Access Point Putus Nyambung? (Bagian-3)

Hasil Perhitungan Calculator TP-Link
Berikut ini kami sampaikan hasil perhitungan melalui utility wireless calculator dari TP-Link. Sejatinya data inilah yang mesti dipakai sebagai acuan, karena dikeluarkan langsung oleh pabriknya. Dengan memasukkan tipe produk ke dalam utility ini, kita bisa memperoleh parameter yang diinginkan. Contohnya seperti pada kasus kita sekarang ini. Mari kita lihat!

Kondisi 1 : Tanpa Antenna Tambahan di Sisi Camera (Pemancar)


Komentar kami: Hasil di atas (dalam kotak merah) menandakan, bahwa dalam kondisi tanpa antena tambahan di sisi pemancarpun, secara teoritis kita bisa memperoleh signal rate sebesar 48 Mbps pada jarak 1.2 km atau 36Mbps pada jarak 2 km. Jika koneksi LAN kabel yang nilainya 100Mbps itu dianalogikan sebagai lebar jalan, maka access point kita ini sudah hampir mendekati setengahnya, bukan? Artinya, ini sudah cukup lebar untuk dilalui traffic data, semisal dari camera, DVR ataupun data lainnya. Bandingkan dengan paket internet dari provider yang umumnya hanya bisa mem-provide hingga 2 Mbps saja


Kondisi 2 : Dengan Antenna Tambahan di Sisi Camera (Pemancar)



Komentar kami: Artinya, dengan menambah antenna sebesar 24 dBi di sisi camera (pemancar), maka teoritis jarak yang bisa dicapai adalah 3 km alias lebih jauh lagi! Inipun dengan kondisi link dan signal rate yang sangat baik, yaitu 22 dB pada 54Mbps ! 

Kesimpulan: Utility ini sangat berguna sebagai panduan dasar dalam mendesain access point sebelum memilih produk. Dengan memasukkan sejumlah parameter yang diminta, kita bisa diketahui seberapa baguskah kualitas link dari sistem yang kita desain. Inilah yang paling penting.