Kamis, 01 Maret 2012

Mengapa Camera Access Point Putus Nyambung? (Bagian-5 Habis)

Analisa Fresnel Zone Radius (Clearance)
Seperti diketahui, bahwa syarat utama terjadinya komunikasi pada access point adalah adanya line of sight dimana kedua antena bisa saling melihat satu sama lain. Tanpa ini, kita jangan berharap komunikasi akan sukses. Tidak cukup hanya melihat saja, tetapi syarat lainnya adalah apa yang dinamakan dengan Fresnel Zone (baca: frenel, tanpa huruf "s"), yaitu berapa meterkah sinyal radio harus mengambang di atas bangunan tertinggi di sepanjang lintasannya. Mari kita bandingkan dengan masalah dari pembaca kita saat ini.

Untuk jarak  2 - 3 km pada frekuensi 2.4 GHz, maka besarnya radius Fresnel Zone r adalah 7.91m (sekitar 8m). Ini bisa diketahui melalui utility wireless calculator, yaitu dengan memasukkan frekuensi dan jarak. Namun, pada prakteknya orang sering memakai 60% atau 80% dari nilai tersebut agar sinyal lebih membumbung lagi (perhatikan garis merah pada gambar).




Hasil ini tidak jauh berbeda dengan data dari TP-Link. Dengan memasukkan peralatan yang dipakai, kita bisa memperoleh data dari Fresnel Zone ini.



Penutup
Sekarang telah diketahui bahwa untuk jarak 2 km pada frekuensi 2.4 GHz, maka sinyal radio harus membumbung di angkasa sekitar 6 meter dari bangunan tertinggi sepanjang lintasannya. Kini, kita tinggal mengetahui berapa selisih ketinggian level tanah antara tiap lokasi camera access point dengan pusat control. Untuk itu silakan rujuk kembali pada bahasan kami di sini. Semoga dengan mempelajari semua aspek ini, kita bisa memperoleh hasil yang baik, sehingga sinyal access point kita bisa manteng terus alias tidak putus lagi. Sampai jumpa!