Jumat, 27 Juli 2012

PIR di Ruang Tidur? Siapa Takut!


Pada kebanyakan instalasi alarm rumah, jarang dijumpai adanya sensor PIR yang dipasang di dalam ruangan keluarga, apalagi di ruang tidur. Alasannya sederhana. Jika ada sensor di dalam ruangan, maka owner tidak akan bebas bergerak saat alarm aktif. Oleh sebab itu, maka ruang tamu, ruang keluarga apalagi ruang tidur jarang dipasangi sensor PIR, kecuali hanya door contact saja. Padahal, jika maling tidak masuk melalui pintu, maka peran door contact tentu menjadi sia-sia. Oleh sebab itu jika anggaran memadai, tidak ada salahnya kita memasang sensor PIR di dalam ruangan sebagai pertahanan lapis kedua.

Memasang PIR di ruangan memerlukan pemahaman yang baik, terlebih jika hal ini dikaitkan dengan kenyamanan dalam mengoperasikannya. Jangan sampai saat berada dalam rumah, sang pemilik malah terjebak oleh sensornya sendiri! Inilah persoalan yang akan kita bahas, benarkah demikian?

Sebagaimana mafhum, justru di ruangan tidur utamalah seseorang banyak menyimpan barang berharga. Jadi, pertimbangkanlah untuk memasang sensor tambahan berupa PIR alias motion detector di ruangan ini. Bagaimanakah penjelasannya? Begini ceritanya!

Sistem alarm mengenal dua mode pengaktifan, yaitu mode Stay dan mode Away. Stay artinya saat mengaktifkan alarm, kita tetap berada di dalam rumah. Sedangkan Away artinya mengaktifkan alarm pada saat kita pergi meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Nah, di sini berlaku kondisi sebagai berikut:

1. Saat Stay Armed, maka sensor PIR di ruang tidur atau ruang lainnya akan dibypass (tidak bekerja), sedangkan sensor lainnya aktif.

2. Saat Away Armed, maka sensor PIR tersebut akan aktif bersama sensor lainnya.

Jadi, saat akan pergi meninggalkan rumah, kita gunakan mode Away agar sensor PIR di semua ruangan menjadi aktif bersama sensor lainnya. Sebaliknya, saat berada di dalam rumah, kita gunakan mode Stay, sehingga PIR tidak aktif (bypass).  Pada mode Away, seluruh ruangan sudah terproteksi, sehingga rumah aman untuk ditinggal lama (misalkan saat liburan). Namun, saat kita berkumpul dengan keluarga hingga larut malam, kita bisa memakai mode Stay. Bagaimana, mudah bukan? O, ya, jika nyala lampu indikator PIR mengganggu anda, suruhlah Teknisi untuk mematikannya  (disable).

Sebagai tambahan, jika ada beberapa PIR di ruangan lain selain ruang tidur, maka khusus untuk ruang tidur, kita bisa mendefinisikannya sebagai Night Zone