Rabu, 14 November 2012

Elemen Penting Instalasi Speed Dome


Saat melakukan instalasi speed dome, adakalanya kita kurang memperhatikan hal-hal yang tampaknya sepele. Kami sering mendapati camera speed dome yang tiba-tiba macet atau menunjukkan gelagat aneh lainnya tak berapa lama pasca instalasi. Kerusakan tersebut bisa tergolong "kecil", seperti gambar menjadi pudar, cacat, tidak keluar gambar, "menengah" seperti korosi dan kemasukan serangga, hingga "parah" semisal papan rangkaian hangus terbakar. Tentu saja, seberapapun tingkat kerusakannya, hal itu akan sangat menyita waktu dan tenaga mengingat memasang speed dome tergolong pekerjaan sulit. Nah, pada kesempatan ini kami akan memaparkan sedikit tips agar Speed Dome terhindar dari kerusakan dini pasca instalasi.

1. Perhatikan Kabel
Pada Speed dome umumnya ada 3 (tiga) kabel yang harus ditarik, yaitu:
- Kabel power. 
- Kabel data.
- Kabel video.

Oleh sebab kebanyakan dome memakai power 24VAC, maka usahakanlah agar letak adaptornya sedekat mungkin dengan camera. Menyiapkan sumber listrik 220VAC di tiang camera atau di dekatnya merupakan ide yang baik. Hal ini guna menghindari drop tegangan jika power 24VAC dialirkan dari tempat jauh, apalagi jika camera memakai tegangan DC12V.

Sedangkan kabel data diklaim bisa mencapai jarak hingga 1200m dengan kabel isi 2 (twisted pair). Kendati demikian, tidak sedikit teknisi yang menariknya secara "home-run" dengan alasan kepraktisan. Adapun yang benar adalah menariknya secara "daisy-chain". Silakan simak kembali uraian kami di sini. Apabila tetap ingin menariknya secara "home run", maka kita perlu menambahkan alat yang disebut Data Distributor.

2. Perhatikan Lintasan Kabel
Ini masalah klise! Namun, kami menekankan bahwa menghindari gangguan lebih disukai ketimbang "menerjang" lokasi yang jelas-jelas beresiko, seperti mesin pembangkit listrik, mesin pabrik, genset dan semisalnya. Upayakanlah agar kabel tidak melintasi lokasi "angker " seperti ini, sebab tidak ada jaminan bagi sinyal video untuk sampai di monitor dengan sempurna.

3. Perhatikan Grounding
Inipun sama klisenya dengan nomor 2. Bahkan, saking klisenya para installer tidak pernah memperhatikan lagi persoalan penting ini. Kendati speed dome sudah dilengkapi proteksi anti-petir nan canggih di tiga inputnya (power, data dan video), tetapi semua itu akan sia-sia tanpa hubungan grounding yang baik. Jadi, jangan pernah menganggap remeh persoalan ini.

4. Gunakan Kabel Berkualitas Baik 
Instalasi speed dome bisa berumur panjang dan salah satu faktor penunjangnya adalah kualitas kabel yang baik. Sayangnya, kualitas ini selalu identik dengan harga. Jadi, jangan pernah "gambling" dalam hal ini!

5. Perbaiki Kualitas Pemipaan
Kabel yang baik dan mahal tidak berumur lama tanpa ditunjang dengan pemipaan yang baik. Pastikan tidak ada "kebocoran" pada pipa, baik pada saat dipasang outbow (ditempel memakai klem), apalagi jika ditanam dalam tanah. Bekerjalah seperti tukang ledeng / plumbing dengan memperhatikan setiap sambungan agar tidak bocor.

6. Waspadai Efek Grounding 
Pernahkah ada mengalami kabel yang "short" terhadap tembok atau tiang (istilahnya nge-ground)? Jika ya, maka hal itu lumrah pada instalasi, asalkan tidak sering. Ini akibat dari penarikan dan penyambungan kabel yang kurang hati-hati atau faktor lainnya, sehingga kabel terkelupas. Jika kabel yang terkelupas tersebut adalah kabel coaxial, maka hal ini bisa menyebabkan gangguan pada gambar. Namun, jika itu kabel listrik, maka selain gambar menjadi hancur lebur hal itu juga sangat membahayakan jiwa. Jadi, waspadailah dengan mencermati setiap titik sambungan kabel yang dibuat.

7. Tetapkanlah Address Sejak Awal
Ini akan membantu, karena saat dome sudah dipasang di tiang, kita akan kesulitan dalam menjangkau DIP switch untuk mengatur address.

8. Permudah Hubungan Kabel Data antar Camera
Jika menerapkan hubungan daisy-chain, maka upayakanlah agar kita mudah jika harus memutus dulu hubungan data ke camera lain untuk sementara waktu. Ini penting saat kita melakukan troubleshooting.

9. Tetapkanlah Arah Utara
Jika speed dome dilengkapi dengan menu "North Direction", maka usahakanlah agar camera menyorot ke arah Utara dengan benar dengan bantuan kompas arah. Ini akan membuat instalasi speed dome menjadi lebih profesional.

10. Tetapkanlah Fungsi Sesuai dengan Keinginan User
Guna menghindari kerja dua kali, maka pastikanlah user hadir saat kita akan menetapkan arah Preset, Home, Swing, Tour atau Pattern, sehingga tidak perlu diubah-ubah lagi. 

Semoga bermanfaat.