Senin, 13 Mei 2013

Lebih Dekat Dengan Wireless Alarm (2)

Kelebihan Wireless Alarm Masa Kini
Keterbatasan wireless alarm di atas sudah kadung menjadi mindset sebagian vendor alarm kabel. Pengalaman buruk masa lalu saat berurusan dengan sistem wireless yang rewel, turut andil dalam "memukul rata", bahwa sistem wireless tidak bisa diandalkan. Benarkah? Dulu mungkin ya. Namun kini -dengan semakin berkembangnya teknologi transmisi dan coding- paradigmanya sudah berubah. Kami mencatat ada perkembangan yang menggembirakan dalam satu dasawarsa ini. Beberapa merk ternama sudah membuat sistem yang lebih efisien dan kaya akan fitur layaknya alarm kabel, seperti mematikan dan mengaktifkan alarm via ponsel, voice dialer dan menyadap suara (listen-in). Berita bagusnya adalah semua fitur di atas sudah built-in, sehingga user tidak perlu membeli modul tambahan lagi, yang pada umumnya berharga mahal. Selain itu, teknologi internetpun sudah masuk ke dalam sistem ini. Kendati perlu membeli lagi modul tambahan, namun kehadiran internet makin membuktikan kehandalan sistem ini.

Baiklah kita tinggalkan dulu bahasan di atas, insya Allah kami akan jelaskan secara detail pada bahasan mendatang. Sekarang, apa kelebihan sistem ini dibandingkan kabel? Berikut ini adalah jawabannya.

1. Cepat dalam instalasi
Pada rumah jadi, alarm kabel umumnya memerlukan dua hingga tiga hari instalasi. Sementara itu pada proyek belum jadi, kita mesti memasang kabel terlebih dulu dan menunggu hingga bangunan selesai. Jika dihitung, berapa biaya operasional yang dikeluarkan selama itu? Jelas besar, bukan? Kondisi di atas mengharuskan vendor menunggu lama, bahkan sangat lama jika bangunan dirombak lagi di sana sini, karena pemiliknya termasuk perfeksionis. Hal ini tidak terjadi pada sistem wireless. Instalasi wireless pada bangunan jadi, umumnya hanya memerlukan waktu satu hingga dua jam saja. Sedangkan untuk proyek, teknisi tidak perlu bolak balik memasang kabel dan mengontrol perkembangan bangunan. Cukup site survey satu kali saja sambil melakukan radio check. Peralatan bisa dipasang saat penghuni akan menempati rumah, bahkan jika rumah sudah dihunipun tidak jadi soal. Berapa biaya operasional yang bisa dihemat?

2. Lebih rapi
Kendati kami tidak menampik, bahwa instalasi kabel bisa dibuat dengan sangat rapi, namun sistem wireless pasti lebih rapi. Sistem ini tidak memakai kabel, kecuali untuk power, line telpon dan koneksi internet. Dengan demikian tidak ada kekhawatiran merusak interior, bahkan yang mewah sekalipun. Bukankah ini kabar baik bagi para desainer interior yang -dalam rapat proyek- kerap "bersitegang" dengan instalatir kabel?

3. Tidak mudah disabotase
Sampai sejauh ini kami belum memperoleh bukti -khususnya di negeri ini- bahwa sistem ini gampang dilumpuhkan. Bahkan kami sering berseloroh, jika kabel bisa saja digunting. Tetapi siapakah yang bisa "menggunting" frekuensi radio? Selain itu, apakah pencuri di kita cukup mahir melakukan sabotase dengan mengacak-acak frekuensi? Well, think it again!

4. Maintenance free
Kebanyakan kerusakan sistem alarm kabel adalah dari kabel itu sendiri, entah putus, korosi atau short seiring dengan usia pemasangan. Inilah yang sering membuat teknisi servis uring-uringan pada teknisi instalasi. Apalagi jika teknisi tersebut sudah resign dari perusahaan, siapa yang mengetahui jalur kabel? Selama site survey dilakukan dengan benar, maka hal ini tidak terjadi pada sistem wireless. Jika pun ada, maka satu-satunya maintenance adalah mengganti baterai setiap 1 - 2 tahun. Ya, anggaplah itu sama dengan perpanjangan stnk kendaraan kita. Tidak begitu repot, bukan? Berita bagusnya adalah harga baterai tersebut relatif murah dan tersedia di pasaran.

5. Mudah dipindahtempatkan
Pernahkah memasang alarm di gedung sewaan dan satu saat penyewa tersebut pindah ke gedung baru sekaligus dengan sistem alarmnya? Setidaknya ada tiga tahap pekerjaan yang mesti dilakukan, yakni memasang kabel di gedung baru, mencabut alarm di gedung lama dan memasangnya kembali di gedung baru. Saat pemasangan kabel di gedung baru saja, berapa biaya material dan operasional yang dikeluarkan? Belum lagi pada tahapan lainnya, apalagi jika dikejar deadline. Hal ini tidak terjadi pada sistem wireless yang bisa dipasang cepat dalam sehari, bahkan pada saat gedung baru mulai beroperasi.  

6. Mudah dioperasikan dari remote
Memasang remote (keyfob) pada alarm kabel memerlukan tambahan alat, sedangkan pada wireless sudah include. Dengan berbagai alasan, adakalanya user malas mengaktikan sistem alarm dari keypad sementara ia sendiri tidak memiliki remote. Pada wireless hal ini tidak perlu terjadi, karena remote sudah merupakan bagian dari sistem itu sendiri.

7. Fitur lebih kaya 
Sistem wireless alarm masa kini sudah dilengkapi fitur built-in, seperti voice dialer,  arm-disarm via telepon, hingga fungsi listen-in dan speak out. Fitur ini pada sebagian merk alarm kabel memerlukan penambahan modul. Sementara itu, pada wireless alarm merk tertentu ada yang bisa diintegrasikan dengan IP camera dan dioperasikan penuh via koneksi internet. Kami pernah katakan beberapa waktu lalu, puncak kepuasan teknologi satu alat bisa dilihat dari kemampuannya  berinteraksi secara visual di dunia maya. Ternyata ini sudah dibuktikan oleh teknologi wireless alarm.


Next on Tanya Alarm & CCTV: Bagian-bagian dari Wireless Alarm. Stay Tune!