Rabu, 17 Juli 2013

Sekilas Tentang Alarm Monitoring (6-Habis)

                                                            


Mengakhiri uraian mengenai alarm monitoring, kali ini kami ketengahkan proses kerja dari satu sistem alarm yang tersambung dengan pusat monitoring. Kendati dijumpai sedikit perbedaan dalam implementasi di lapangan, namun di atas kertas cara kerjanya adalah seperti ini.

Ketika terjadi alarm, panel control akan menghubungi pusat monitoring, baik melalui telepon biasa (kabel), saluran internet ataupun seluler. Rata-rata dalam waktu kurang dari satu menit, operator akan menghubungi nomor telepon rumah kita untuk mem-verifikasi alarm.  Jika telepon rumah sibuk atau tidak ada jawaban, mereka akan mengirimkan bantuan (polisi, dinas kebakaran atau medis).  Sekalipun sirine sudah dimatikan oleh pemilik, operator tetap menghubungi dan menanyakan password. Ketika kita memberikan password yang benar, maka event reporting ini akan di-cancel dan dinyatakan false alarm. Oleh sebab itulah, password ini disebut juga false alarm password. Namun, apabila password ini salah atau meragukan, maka bantuan akan segera dikirimkan ke lokasi.

Saat-saat krusial di atas disebut dengan dispatch time, yaitu jeda waktu antara kejadian dan bantuan datang. Sejatinya, dispatch time ini berbeda dengan response time. Response time lebih menyatakan berapa lamakah operator akan menghubungi, sedangkan dispatch time menyatakan berapa lama bantuan datang.

Penutup
Demikianlah uraian sekilas mengenai alarm monitoring. Dengan menjamurnya tingkat kriminalitas saat ini, menghubungkan alarm rumah dengan layanan monitoring layak dipertimbangkan. Layanan alarm monitoring tidak hanya terbatas untuk rumah saja. Banyak gedung komersial khususnya bank yang pasti sudah harus memanfaatkan layanan ini. Maraknya perampokan supermarket dan penggondolan mesin ATM akhir-akhir ini, memaksa para praktisi bidang security memutar otak guna meracik kembali konsep apa yang paling pas untuk menanggulanginya. Namun, menurut hemat kami, secanggih apapun satu sistem alarm, ia bisa menjadi kurang berarti apabila tidak tersambung dengan alarm monitoring. Bagaimana menurut pembaca? Semoga bermanfaat!